Alfamart Minta Kebijakan Pemkab Tidak Merugikan Salah Satu Pihak

 Ekonomi Bisnis, Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan
Teks foto : Lesence Manager Alfamart Sidoarjo, Gandung Sandya Wicaksana. (foto : h darianto)

Teks foto : Lesence Manager Alfamart Sidoarjo, Gandung Sandya Wicaksana. (foto : h darianto)

SIDOARJO(MediaNusantaraSatu.com)

Managemen Alfamart akan mengikuti regulasi aturan Pemkab Sidoarjo. Alfamart minta agar Pemkab Sidoarjo memberikan suatu kebijakan yang tidak merugikan salah satu pihak. Alfamart mengakui bahwa ada 11 toko miliknya perizinannya masih dalam proses. Bukan berarti tidak memiliki izin alias bodong.

Lesence Manager Alfamart Sidoarjo, Gandung Sandya Wicaksana menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan tahapan perizinan 11 toko Alfamart miliknya di Sidoarjo. “Managemen Alfamart dan Alfamidi siap kami hadirkan saat hearing dengan Komisi A DPRD Sidoarjo. Tujuannya untuk mencari solusi agar tidak ada salah satu pihak yang dirugikan,”kata Gandung, Rabu (30/12/2015)

Dia menyebut manfaat berdirinya minimarket sangat membantu kemajuan ekonomi daerah. Karena Alfamart juga kerap membagi-bagikan CSR (Corporate Social Responsibility) dilingkungan sekitar tempat usaha. “Alfamart dan Alfamidi juga membina UMKM sekitar tempat usaha. Serta menyerap tenaga kerja,”paparnya.

Branch Manager Alfamart Sidoarjo, Nurcahyo Rahutomo mengatakan kehadiran menimarket disuatu daerah sangat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. “Hadirnya minimarket berskala nasional yakni Alfamart di wilayah ini juga menunjukkan adanya peluang pasar yang siap untuk dikembangkan,”tutur Nurcahyo.

Sementara Corporate Communication Alfamart, Dwi Pramesti menambahkan bahwa dia ngeri adanya pemberitaan yang tidak seimbang tentang menimarket. Bahwa minimarket berdiri tak berizin alias bodong. Padahal, proses perizinan dimulai dari bawah mulai dari persetujuan warga sekitar, Kepala Desa, Ketua BPD dan Camat hingga persetujuan ke Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) yang didalamnya ada 8 instansi.

“Bahkan Alfamart kerap bagi-bagi CSR dan membina UMKM,”pungkas mantan wartawati media harian terbitan Surabaya ini. (dar)