Antisipasi Virus Zika, RSUD Siapkan Ruang Isolasi

 Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan, Profil

 

 

Teks Foto : Direktur RSUD Sidoarjo, dr. H Atok Irawan, Sp.P. (foto : faisal rizal/h darianto)

Teks Foto : Direktur RSUD Sidoarjo, dr. H Atok Irawan, Sp.P. (foto : faisal rizal/h darianto)

SIDOARJO (MediaNusantaraSatu.com)

Meski di Sidoarjo belum ada warga yang terjangkit Virus Zika. Namun RSUD Sidoarjo sudah siaga dengan menyiapkan ruang isolasi. Ruang isolasi itu guna menangani warga yang terinfeksi penyakit dari luar negeri itu. Penyebarannya, seperti nyamuk aedes aegypti yang menjadi pembawa virus dengue yang menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pernyataan itu disampaikan Direktur RSUD Sidoarjo, dr. Atok Irawan, Sp.P, Jumat (5/2) dikantornya. Dia mengatakan Virus Zika itu terbilang virus baru yang bermutasi melalui penyebaran nyamuk.

“Penanganannya, sama halnya dengan penanganan pada pasien yang terkena demam berdarah, yang penyebarannya dari nyamuk aedes aegypti,”kata dr. Atok.

Untuk pencegahannya, sama seperti pencegahan infeksi demam berdarah yaitu pemberantasan sarang nyamuk. Masyarakat juga dihimbau untuk selalu menjaga lingkungan sekitar. Bukan tidak mungkin, kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu faktor berkumpulnya nyamuk yang bisa menyebarkan penyakit.

Ia menjelaskan bahwa saat ini, vaksin untuk virus ini belum ada. Pengobatan lebih banyak bersifat suportif, istirahat yang cukup dan banyak minum.  Jika demam, ia berharap warga minum obat penurun panas dan tetap mengonsumsi makanan yang bergizi.

“Meskipun begitu, guna mengantisipasi penanganan. Kita sudah menyiapkan ruang isolasi apabila warga Sidoarjo terjangkit virus tersebut,”jelasnya.

Mengomentari Virus Zika, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sidoarjo, dr. Ika Harnasti, mendengar bahwa Virus Zika  sudah Indonesia. “Alhamdulillah, warga Sidoarjo belum ada yang tertular virus itu. Tapi kita harus selalu waspada,”harapnya. (faisal rizal/h darianto)