Dewan F-PDIP Geram, Pengelola Pasar Krian Baru Usir PKL

 Ekonomi Bisnis, Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan

 

Teks Foto : Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo, Sudjalil. (foto : h darianto)

Teks Foto : Sekretaris Komisi B DPRD Sidoarjo, Sudjalil. (foto : h darianto)

*Peran PKL Itu Cukup Besar Meramaikan Pasar

SIDOARJO (MediaNusantaraSatu.com)

Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjuang meramaikan Pasar Krian Baru (PKB) malah “diusir” PT Pilar Bangun Perkasa selaku managamen atau pengelola. Ulah managamen mengusir PKL tersebut membuat geram dewan dari politisi Fraksi PDIP.

Pengusiran itu disampaikan para PKL ke wakil rakyat Dapil (Krian, Balongbendo, Tarik) dari F-PDIP, Sudjalil. Pengaduan disampaikan kepada Sudjalil sangat tepat. Karena tupoksi Sudjalil sebagai anggota DPRD Sidoarjo dari Komisi B.

Sudjalil menyayangkan tindakan PT Pilar Bangun Perkasa yang mengusir PKL tidak boleh lagi berjualan dihalaman pasar. “Para PKL ini ikut andil besar meramaikan Pasar Baru Krian. Dulu sepi, sangat ramai. Malah PKL diusir,”keluh Sekretaris Komisi B ini.

Sebelum menempati Pasar Baru Krian, ekonomi PKL jatuh. Karena sebelum berjualan di Pasar Baru Krian. PKL menempati lapak yang lama dipinggir Jalan Raya Pasar Krian, Surabaya-Mojokerto. Penghasilannya cukup tinggi. “Dari jalan besar, PKL dipindah ke Pasar Baru Krian kondisi sepi. Begitu ramai, Sekarang malah diusir lagi,”ujar Sudjalil.

PKL diminta untuk membeli stan di Pasar Baru Krian. Sementara harga stan sangat mahal. PKL tidak mampu menjangkau harga stan. “Kok malah diusir. Mereka tidak mau mencarikan solusi yang baik. Padahal disitu ada aset Pemkab Sidoarjo berupa lahan eks TKD Kelurahan Krian. Asetnya Pemkab digunakan rakyat kok tidak boleh. Iya kalau murni asetnya milik PT Pilar Bangun sendiri gak apa apa,”jelas Sudjalil.

Belum lagi ada lapak-lapak bantuan milik pemerintah (Diskoperindag) Pemkab Sidoarjo dan Pusat. “Nanti kita panggil PT Pilar Bangun kita ajak hitung hitungan. Mana aset miliknya dan milik Pemkab Sidoarjo. Dinas Pasar juga kita panggil untuk menyelesaikan perkara ini dengan baik. Dulu pernah kita bahas persoalan yang sama, kita terulang lagi,”tutur anggota dewan asli Sedenganmijen ini. (h darianto)