Jemput Bola Pelayanan Terpadu Selama Ramadan Diliburkan

 Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan

Sidoarjo – MNS.COM

Setelah digelar jemput bola pelayanan terpadu. Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo agak sepi pengunjung. Warga yang antre mengurus kependudukan mengalami penurunan yang cukup drastis.

Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Meidy Yulianto dikonfirmasi Selasa (15/5) mengatakan, selama bulan ramadan pelayanan jemput bola terpadu diliburkan. “Pelayanan jemput bola terpadu kembali akan digelar setelah lebaran,”tegas Meidy Yulianto.

Pelayanan jemput bola terpadu selama ini digelar di kantor kecamatan Wonoayu, Krian, Porong dan Desa Penatarsewu di Tanggulangin saat pelaksanaan TMMD (tentara manunggal masuk desa). “Untuk rekam dan cetak e-KTP (kartu tanda penduduk, red) secara elektronik sudah menurun setelah digelar pelayanan jemput bola terpadu,”ungkap Meidy Yulianto.

Meski demikian, warga yang melakukan pengurusan rata-rata masih sekitar 200 pengunjung setiap item kepengurusanya. Yang paling banyak, warga mengurus akta kelahiran, pemindahan masuk/keluar dan rekam e-KTP.

“Sebelum digelar pelayanan jemput bola terpadu. Rata-rata pengunjung yang mengurus akta kelahiran, rekam dan cetak e-KTP serta KK (kartu keluarga) sekitar 500 sampai 600 pengurusan. Sekarang rata-rata sekitar 200 an,”ujarnya.

Ketika ditanya pelayanan setiap kecamatan soal rekam dan cetak e-KTP apakah berjalan? Menurut Meidy Yulianto berjalan. “Karena yang mengambil blanko banyak, terutama yang paling banyak dari kecamatan Krian,”jelasnya.

Namun yang tidak berjalan dan mendapat keluhan itu masalah rekam e-KTP. Setiap kantor kecamatan jarang untuk melakukan pelayanan. Semua di arahkan ke kantor Dispendukcapil. “Iya semua diarahkan kekantor kami. Padahal untuk mengoperasikan alatnya gak sulit. Gak tahu kenapa,”pungkasnya. (dar)

Teks Foto : Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Meidy Yulianto. (foto : dar/mns.com)