Jika Parkir Berlangganan Dihapus, Komisi B Ingin Parkir Dikelola PD Atau Dipihak-Ketigakan

 Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan

Ketua Komisi B, Bambang Pujianto.

Anggota Komisi B, HM. Agil Effendi.

SIDOARJO –MNS.COM

Komisi B DPRD Sidoarjo mempunyai gagasan atau kajian bahwa parkir berlangganan sebaiknya dikelola oleh Perusahaan Daerah (PD) atau dipihak-ketigakan. Pengelolaan PD atau pihak-ketiga perlu membuat naskah akademis yang baru melibatkan perguruan tinggi negeri atau swasta.

“Jika pengelolaan parkir dikelola oleh PD atau pihak-ketiga. Kami yakin, penataan dan pelayanan parkir berlangganan semakin baik bagi masyarakat,”jelas Ketua Komisi B, Bambang Pujianto, Kamis (8/3).

Wacana tersebut menyusul penerapan parkir berlangganan saat ini yang banyak disorot masyarakat akan dihapus. “Seandainya sebanyak 278 titik parkir berlangganan dihapus. Maka saya berharap fasilitas parkir tetap harus dipenuhi. Misalnya, parkir di Jl Gajah Mada, Pemkab harus mempunyai lahan parkir sendiri dan segi keamanan harus tetap dijaga. Dan tetap ada rambu-rambu bebas parkir,”beber politisi Partai Gerindra ini.

Dari Bappekab (Badan Perencanaan Pembangunan) Pemkab Sidoarjo sendiri, saat ini mempunyai kajian tentang penataan managemen. “Komisi B telah menolaknya,”ujar Bambang Pujianto.

Lebih lanjut menurut Bambang Pujianto, jika pengelolaan parkir berlangganan dikelola oleh PD atau pihak-ketiga, maka secara otomatis pengelolaannya diminta yang profesional. Selain dapat menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi. Dari segi penataan dan pelayanan kepada masyarakat akan memuaskan.

“Selama ini pengelolaan parkir berlangganan kurang bagus dimata masyarakat. Namun Pemkab memuji dapat memetik PAD cukup tinggi dari parkir berlangganan sekitar Rp 28 miliar per tahun,”katanya.

Di tempat terpisah, HM. Agil Effendy anggota Komisi B yang lain membenarkan wacana parkir berlangganan dikelola oleh PD atau pihak-ketiga. Target penghapusan parkir berlangganan pada P.A.K Tahun 2018.  “Masing-masing kajian baik dari Dinas Perhubungan atau Komisi B sudah realisasi,”papar Agil sapaan karib HM. Agil Effendy.

Agil menambahkan, saat ini masyarakat sangat butuh pelayanan yang prima terhadap pelayanan parkir berlangganan. “Pelayanan parkir berlangganan sangat dinanti oleh rakyat Sidoarjo. Mudah-mudah-an, jika nantinya memang parkir berlangganan dikelola oleh PD atau pihak-ketiga, pelayanannya semakin membaik dan PAD-nya lebih tinggi, masyarakat merasa puas,”tandas politisi dari Fraksi Demokrat ini. (dar/adv/humas-dprd-sidoarjo)