LSM Cepad Indonesia Dukung RSUD Kelola Parkir Sendiri

 Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan, Profil

*Punya Ide Cemerlang Atasi Lahan Parkir Overload

Teks Foto : Direktur LSM Cepad Indonesia, Korwil Sidoarjo, Kasmuin yang selalu kaya ide cemerlang. (foto : h darianto)

Teks Foto : Direktur LSM Cepad Indonesia, Korwil Sidoarjo, Kasmuin. Meski ditempat sederhana, namun selalu kaya ide cemerlang. (foto : h darianto)

 

SIDOARJO (MediaNusantaraSatu.com)

Direktur Center for Participatory Development (LSM CePad) Indonesia, Kasmuin, sangat setuju RSUD Sidoarjo mengelola parkir sendiri. Yang menghasilkan pendapatan rata rata per hari Rp 5 juta.  Pengelolaan itu sendiri bukan karena RSUD berubah menjadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Namun, RSUD bisa dikategorikan parkir khusus yang dikenai pajak.

“Seperti parkir khusus tempat-tempat swalayan atau Mal. Yakni Mal Ramayana, Sun City, Lippo Plaza dan lain sebagainya itu kena pajak bukan retribusi,”tegas Kasmuin Direktur LSM Cepad Indonesia Cabang Sidoarjo, Senin (1/2).

Namun yang harus digaris bawahi, tugas pokok dan fungsi RSUD yang paling dasar adalah melayani warga Sidoarjo yang sakit menjadi sembuh. “Sepanjang tidak mengganggu layanan dasar tersebut sah-sah saja. Namun menurut pendapat saya, pasti RSUD akan terganggu dengan keribetan mengelola parkir tersebut. Untuk itu, saya berpendapat dikelola oleh pihak ketiga,”jelas Kasmuin.

Menurut pengamatan Kasmuin, parkir sepada motor dan mobil pada jam kerja mulai jam 07.00 pagi hingga jam 11.00 WIB siang, terjadi overload parkir. “RSUD harus memikirkan perluasan parkir. Namun dilihat dari lingkungannya, tidak mungkin RSUD mampu membebaskan lahan sekitar. Permasalahan sengketa dengan warga sebelah saja sampai saat ini belum kelar,”papar Kasmuin.

Bagaimana solusinya mengatasi parkir di RSUD Sidoarjo yang overload? Kasmuin mempunyai gagasan cemerlang. Gagasan cemerlang LSM yang membidangi pembangunan dan administrasi pemerintahan desa itu sangat berharap kepada RSUD. Dalam pembangunan gedung-gedung bertingkat, pada lantai dasar harus digunakan sebagai lahan parkir.

“Lahan parkir RSUD Sidoarjo bisa ditambah, jika rumah sakit membangun gedung-gedung tinggi bertingkat. Lantai dibawahnya itu bisa digunakan parkir,”pungkas Kasmuin.  (h darianto)