Mantan Dirut PDAM Sidoarjo di Vonis MA Bersalah

 Headline, Hukum & Kriminal, Indeks Berita
Teks Foto : Cuplikan atas putusan MA menyatakan H Djayadi bersalah yang ditayangkan di web site Mahkamah Agung. (foto : h darianto)

Teks Foto : Cuplikan atas putusan MA menyatakan H Djayadi bersalah yang ditayangkan di web site Mahkamah Agung. (foto : h darianto)

*Korupsi Pinjaman Rp 3 M kepada Deltras

SIDOARJO (MediaNusantaraSatu.com)

Putusan Mahkamah Agung (MA) menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PDAM Delta Tirta Sidoarjo, H. Djayadi, SH, MM bersalah dalam perkara memberi pinjaman Rp. 3 miliar kepada Deltras. Mantan orang nomor satu ditubuh perusahaan milik Pemkab Sidoarjo itu divonis 2 Tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurangan.

Vonis MA itu mengacu pada putusan Pengadilan Tipikor Surabaya pada poin 2 tanggal 30 Januari 2012 yang menyatakan terdakwa H. Djayadi terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaiman diatur dalam Pasal 3 jo pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam dakwaan subsider.

Ada pun barang buktinya sebagai berikut, uang tunai sebesar Rp.3.000.000.000,- (tiga miliar rupiah) yang diuangkan dari bilyet Giro Bank Bukopin No. 22466663 , dikembalikan

kepada PDAM Delta Tirta Sidoarjo;

B 4 (empat) buah sertipikat : 1 1 (satu) buah Asli Sertifikat (Tanda Bukti Hak) dari Badan Pertanahan Nasional No.Surat : 12.01.24.04.3.00296; 2 1 (satu) buah Asli Sertifikat (Tanda Bukti Hak) dari Badan Pertanahan Nasional No.Surat :

12.01.24.04.3.00295; 3 1 (satu) buah Asli Sertifikat (Tanda Bukti Hak) dari Badan Pertanahan Nasional No.Surat : 12.01.24.04.3.00281.

 

Untuk melaksanakan putusan MA tersebut kapan H Djayadi dieksekusi menjalani hukuman itu? Kepala Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Sunarto SH dikonfirmasi Jumat sore (22/1) oleh wartawan mengaku akan menanyakan dulu putusan MA tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo.

 

“Kami akan menanyakan putusan MA tersebut ke Pengadilan Negeri Sidoarjo. Secepatnya ada jawaban,”tuturnya. (h darianto)