PAN Jadi Penentu Menangnya Chofifah-Emil Dardak

 Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan

SIDOARJO – MNS.COM

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Calon Gubernur pasangan Chofifah Indar Parawansa-Emil Dardak melawan Saifulloh Yusuf (Gus Ipul)-Putih Guntur hasilnya berimbang, sama-sama kuat. Bila menang, akan menang antara 2 hingga 3 persen. Bila Kalah, akan kalah 2 hingga 3 persen. Namun, dengan bergabungnya PAN sebagai pengusung pasangan Chofifah-Emil Dardak, maka diperkirakan akan menang antara 7 hingga 10 persen karena suara PAN di Jatim sekitar 15 persen.

“Jadi PAN ini sebagai penentu menangnya Bu Chofifah-Emil Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim dalam Pilkada ini,”tegas Zulkifli Hasan saat Cangkrukan Bareng Zulhasan (Zulkifli Hasan) bersama ratusan kader PAN se-Kabupaten Sidoarjo di parkir timur GOR Sidoarjo, Senin pagi (16/4).

Lebih lanjut Zulhasan menegaskan, untuk memenangkan pasangan Chofifah-Emil Dardak, mantan Menteri Kehutanan itu akan berkunjung ke 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. “Seperti kedatangan saya di Sidoarjo ini, saya datang ke Jawa Timur selama 11 hari akan berkunjung ke 38 kabupaten/kota. Bekerja keras bersama pengurus tingkat Ranting/Tingkat Desa/Kelurahan, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten/kota, pengurus PAN Tingkat Propinsi Jatim dan bersama anggota DPR-RI untuk memenangkan Chofifah-Emil Dardak menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, “kata Zulhasan mendapat aplaus dari simpatisan dan kader PAN yang hadir.

Zulhasan juga menyampaikan bahwa PAN merupakan partai yang lahir di era reformasi, yang mempunyai cita-cita mulia. PAN ingin mengangkat kesetaraan, kesenjangan, jangan sampai yang miskin menjadi miskin, yang kaya menjadi kaya. “Saya dengar lahan dijalan protokol di Jawa Timur ini sudah habis, sudah diborong oleh pengusaha. Benar nggak?,”ungkap Zulhasan, “dijawab benar oleh simpatisan dan kader PAN.

Lah, kehadiran PAN di Indonesia ini ingin memakmurkan seluruh masyarakat Indonesia. PAN sangat menolak LGBT, karena LGBT itu merusak generasi bangsa. PAN menolak minuman keras (miras), karena minuman keras juga merusak moral generasi bangsa. PAN memperjuangkan nilai-nilai akhlak yang mulia. PAN yang Promag, kesetaraan keadilan. PAN yang menyediakan lapangan pekerjaan.

“Oleh karena itu, apabila nanti Bu Chofifah menang. Maka, lapangan pekerjaan yang diutamakan para pemuda dan warga Jawa Timur,”jelas Zulhasan, lagi-lagi mendapat aplaus dari ratusan kader.

Pada kesempatan yang sama, Zulhasan juga memberikan ilmu politik yang bagus bagi para caleg (calon legislatif) yang berangkat dari PAN. Cara jitu ingin menjadi caleg, Caleg PAN harus sering mengunjungi pengurus ranting, ketua RT/RW, kepala desa/lurah dan camat. Bergaul dan mengenal tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Kalau contoh saya ini tidak jadi, saya ganti semua biaya calegnya,”tutur Zulhasan.

Untuk pencalonannya sebagai calon presiden, Zulhasan tidak membahasanya dahulu. Karena dia masih menunggu hasil pilkada Jatim. Karena saat ini untuk menjadi calon presiden/wapres perlu suara kursi di DPR 20 persen, sedangkan suara PAN di DPR masih 9 kursi.

Namun sebelumnya, pidato Anggota DPR-RI Dapil Sidoarjo-Surabaya, H Sungkono dan Ketua DPW PAN Jawa Timur H Masfuk sangat mendukung pencalonan Zulhasan menjadi presiden RI. Sekaligus memenangkan Chofifah-Emil Dardak menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Tampak Wakil Ketua III DPRD Sidoarjo, DR H Emir Firdaus hadir mempersiapkan kedatangan Zulhasan, termasuk anggota DPRD Jatim dari PAN, HM Zainul Lutfi, Ketua Fraksi PAN Sidoarjo, Bangun Winarso, ST, Fuaz Rizal (anggota DPRD Sidoarjo) dan sebagai penutup acara Ketua DPD PAN Sidoarjo, Ahmad Dzulhimam, LC. (dar)

Ketua DPP PAN, Zulhasan (Zulkifli Hasan) saat berorasi politik memenangkan Chofifah-Emil Dardak dikemas dengan Cangkrukan dengan Zulhasan di parkir timur GOR Sidoarjo, tampak anggota DPR-RI, H Sungkono, Ketua DPD PAN Sidoarjo, Ahmad Zulhimam serta Ketua DPW PAN Jatim, H Masfuk. (foto : darianto/mns.com)