Pasca Periksa Dewas PDAM, Penyidik Bakal Panggil Kepala DPPKA

 Headline, Hukum & Kriminal, Indeks Berita, Proyek Watch
PicsArt_06-15-04.45.35
SIDOARJO – MNS.COM, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo bakal memeriksa Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemkab Sidoarjo, Joko Sartono. Rencananya, calon Sekda Kabupaten Sidoarjo ini, bakal dipanggil tim penyidik Kejari Sidoarjo pekan.
Materi pemeriksaannya masih terkait lelang pengadaan pipanisasi 10.000 unit Sambungan Rumah (SR) senilai Rp 8,9 miliar Tahun 2015 yang dimenangkan CV Langgeng Jaya. Kendati demikian, materi pemeriksaannya berbeda antara Ketua Dewan Pengawas (Dewas), Handajani dengan Joko Sartono.
“Karena pemeriksaan Handajani (Ketua Dewas) kami anggap cukup, maka kami berencana memanggil Kepala DPPKA Pemkab Sidoarjo,” terang Kepala Kejari Sidoarjo, Moh Sunarto melalui Ketua Tim Penyidikan, Wido Utomo kepada MNS.COM, Rabu (15/06/2016).
Menurut Wido, jika sebelumnya Handajani diperiksa selama dua hari dengan jumlah pertanyaan sekitar 28 item mengenai fungsi, peran dan kinerja serta hasil evaluasi Dewas itu termasuk penilaian rasional atau mengada-ngada. Sedangkan pemeriksaan Joko Sartono, bakal dicerca puluhan pertanyaan mengenai penyerdataan modal dan lain-lainnya.
“Karena pemeriksaan Kepala DPPKA kami anggap penting untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Maka akan panggil juga untuk melengkapi berkas pemeriksaan,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi lelang pengadaan pipanisasi 10.000 SR Tahun 2015 yang dimenangkan CV Langgeng Jaya dengan nilai Rp 8,9 miliar itu, tim penyidik menetapkan Dirut PDAM Sugeng Mujiadi sebagai tersangka. Kini Sugeng Mujiadi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Sidoarjo. Rencananya, tim penyidik juga bakal menambah tersangka lain dalam kasus lelang pengadaan pipanisasi itu. (wan/dar)