Pengacara Djayadi dan PN Sidoarjo Nyatakan Belum Terima Salinan Amar Putusan MA

 Headline, Hukum & Kriminal, Indeks Berita, Politik Pemerintahan

 

 

Tesk Foto : Djayadi (kanan) di masa kejayaan menjabat.

Tesk Foto : Djayadi (kanan) di masa kejayaan menjabat.

SIDOARJO (MediaNusantaraSatu.com)

Pengacara mantan Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Djayadi, yakni Baskoro Hadi Susilo, SH, menyatakan belum menerima salinan putusan Mahkamah Agung (MA) dari Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo yang menyatakan kliennya divonis bersalah. “Sampai hari ini saya belum menerima salinan amar putusan itu dari pengadilan,”kata Baskoro dikonfirmasi via selulernya, Senin (25/1/2016.

Sementara itu penerjemahan vonis yang diumumkan di website MA, kepada H Djayadi SH MM. Karena menyalahgunakan wewenang dan jabatannya memberikan dana pinjaman Rp 3 miliar ke Deltras Sidoarjo. Dalam amar putusannya, MA memvonis pria 52 tahun itu dengan putusan 1 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider kurungan 2 bulan penjara.
Putusan ini, lebih ringan dibandingkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jatim yang memvonis 2 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider kurungan 3 bulan penjara sekaligus yang dikuatkan putusan banding di Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur di Surabaya.
Meski demikian, baik Tipikor, PT Jatim maupun MA sama-sama memvonis warga RT 01, RW 02, Desa Randegan, Kecamatan Tanggulangin itu tidak bersalah dalam dakwaan primer. Akan tetapi bersalah dalam dakwaan subsidairnya.
Humas Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Zaini dikonfirmasi masalah putusan MA untuk mantan Dirut PDAM Delta Tirta ini mengaku petikan putusan kasasi itu, dimungkinkan bakal turun di Pengadilan Tipikor Jawa Timur. Alasannya, lantaran sidang dan putusan perkara itu di Pengadilan Tipikor Jawa Timur.
“Tapi tidak menutup kemungkinan, Pengadilan Negeri Sidoarjo bakal dapat tembusan petikan putusan itu. Tapi, sampai sekarang kami belum mendapatkan petikan putusan itu,” tegas Humas PN Sidoarjo ini. (h darianto)