Peringati Hari Ibu, Murid MTs YPM 1 Wonoayu Sungkeman dan Bagi Sembako

 Gaya Hidup, Headline, Indeks Berita
BINGKISAN. Siswa-siswi MTs YPM 1 Wonoayu membagikan bingkisan berisi sembako pada ibu-ibu yang ada di sekitar sekolah.(Foto : MNS.Com/Daryanto)

BINGKISAN. Siswa-siswi MTs YPM 1 Wonoayu membagikan bingkisan berisi sembako pada ibu-ibu yang ada di sekitar sekolah.(Foto : MNS.Com/Daryanto)

 

Sidoarjo (MNS.COM) – Siswa-siswi MTs YPM 1 Wonoayu Sidoarjo, menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Ibu pada Rabu (22/12/2016) pagi tadi. Salah satunya berupa aksi sosial pada masyarakat di sekitar sekolah mereka.

Sejak pagi, ratusan siswa-siswi bergerak keluar sekolah. Mereka mendatangi setiap rumah di sekitar sekolah dan membagikan paket bingkisan berisi sembako pada ibu-ibu.

Tak hanya itu, para murid tersebut juga sungkem pada ibu kandungnya masing-masing di halaman sekolah. Suasana berubah menjadi haru, ketika orang tua siswa meneteskan air mata. Para ibu itu tak kuasa menahan tangis ketika anaknya bersimpuh memohon maaf sembari mencium tangannya serta mencuci kakinya.

“Kami memohon maaf atas segala kesalahan dan dosa kami kepada ibu. Aksi ini juga sebagai bentuk kasih sayang kami kepada ibu. Karena sejak kecil hingga saat ini banyak kesalahan yang telah kami lakukan pada ibu,” kata Rivaldi Kurniawan, salah satu siswa kelas 9.

Salah satu orang tua siswa, Ista Arini, mengaku terharu dengan aksi yang dilakukan anaknya. Pasalnya, aksi ini merupakan bentuk akhlak mulia seorang anak pada ibunya yang layak dijadikan contoh bagi siswa dan siswi lainnya.

“Kami terharu dan bangga kepada anak saya dan anak-anak yang telah melakukan aksi ini. Yang paling penting adalah bagaimana orang tua mengajarkan akhlak yang baik sehingga bisa dilakukan atau ditiru oleh anak-anak nya,” ucap Ista Arini sembari meneteskan air mata.

Sementara itu Kepala sekolah MTs YPM 1 Wonoayu, Suhardi mengatakan tradisi cium tangan orang tua seperti itu perlu dilestarikan. Tujuannya agar anak-anak selalu mengedepankan sopan santun pada orang tua terutama pada ibunya.

“Semoga melalui momen hari Ibu ini, para siswa bisa menjadi anak yang sholeh dan sholihah serta mampu menjunjung tinggi harkat dan martabat ibunya,” ujar Suhardi.(dar/lud)