Rayakan Milad Baznas, Rumah Sehat Gelar Aksi Sosial untuk Warga Miskin

 Gaya Hidup, Headline, Indeks Berita
PAKET GIZI : Ketua DPRD Sidoarjo, menyampaikan paket gizi secara simbolis pada warga miskin yang menjadi member Rumah Sehat Baznas-PGN-Al Chusnaini.(Foto : MNS.COM/Daryanto)

PAKET GIZI : Ketua DPRD Sidoarjo, menyampaikan paket gizi secara simbolis pada warga miskin yang menjadi member Rumah Sehat Baznas-PGN-Al Chusnaini.(Foto : MNS.COM/Daryanto)

 

SIDOARJO (MNS.COM) – Rabu (18/1/2017), Rumah Sehat Baznas-PGN-Al Chusnaini merayakan milad (hari jadi) Baznas ke 16. Untuk merayakannya, berbagai kegiatan dilaksanakan di fasilitas kesehatan yang berlokasi di Desa Klopo Sepuluh, Kecamatan Sukodono itu.

Diantaranya seminar Hidup Sehat Dengan Diabetes Melitus serta pemberian paket gizi pada warga kurang mampu. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan.

Ditemui di sela-sela acara, Manager Rumas Sehat Baznas-PGN-Al Chusnaini, Iqbal Faizin menjelaskan pihaknya hadir untuk memberikan layanan pengobatan gratis pada warga miskin di Sidoarjo.

Mereka yang berobat disana benar-benar di dibebaskan dari segala biaya. Baik untuk layanan rawat jalan maupun rawat inap termasuk untuk layanan gawat darurat.

Layanan yang disediakan meliputi dokter umum, UGD, Poliklinik gigi dan mulut,  layanan dokter spesialis, konsultasi psikologi dan perkawinan, unit farmasi, layanan ambulans, laboratorium, USG, 10 bed rawat inap dan khitan massal.

“Rumah Sehat juga menyediakan pelayanan persalinan. Dan semuanya kami berikan gratis. Syaratnya pasien adalah warga miskin yang telah tercatat sebagai member,” jelasnya.

Rumah Sehat bekerja sama dengan takmir masjid dan seluruh kepala desa (Kades) di Sidoarjo. Mereka akan mendata warga miskin di daerahnya dan mendaftarkan mereka ke rumah sehat.

Namun para warga miskin juga bisa langsung mendaftar dengan menyertakan surat keterangan tidak mampu dan foto kopi KTP. Setelah mendaftar, pengelola akan mensurvey apakah layak atau tidak. Saat pertama kali berdiri pada 2012 lalu, jumlah membernya mencapai 900 orang. “Sekarang ini jumlahnya sudah 10 ribu orang,” kata Iqbal lagi.

Lebih lanjut dijelaskannya, Rumah sehat itu berdiri atas kerjasama kerjasama antara Perusahaan Gas Nasional (PGN), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Yayasan Al Chusnaini.

Untuk pembangunan gedung  dua lantai dibiayai oleh PGN, lahan yang digunakan merupakan tanah wakaf seluas 1.500 m2 itu dari Yayasan Al Chusnaini . Sedangkan biaya operasionalnya  ditanggung oleh Baznas.

Selain memberikan layanan kesehatan, Rumah Sehat juga memberikan penyuluhan kesehatan pada masyarakat melalui program Pondok Sehat Terpadu, masyarakat tanggap bencana, program komunitas sehat, program ukhuwah kesehatan, sentra kesehatan, program anak sekolah sehat..

Selain itu tim medis Rumah Sehat juga kerap kantong-kantong warga miskin yang sulit mendapat akses kesehatan. Diantaranya, Desa Kalikajang, Gebang, Kepetingan, Kecamatan Sidoarjo. Kawasan ini bisa ditempuh dengan menggunakan transportasi laut.(dar/lud)