Rekruitmen Tenaga PLD dan PD Program Kementerian Desa “Syarat Dimainkan”

 Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan
Teks foto : Ketua LSM Gerasi Riduwan S, Sos

Teks foto : Ketua LSM Gerasi Riduwan S, Sos

*Karena Gajinya Cukup Menggiurkan

KOTA(MediaNusantaraSatu.com)

Program Kementerian Desa (Kemendes) tahun ini sebenarnya cukup bagus. Yakni mengadakan rekruitmen tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD) dan 2 Pendamping Desa (PD) di kecamatan. Tujuannya untuk mendampingi program desa yang mendapat kucuran dana pusat hingga Rp 1 miliar. Sehingga dana tersebut tepat sasaran penggunaannya.

Setiap PLD mendampingi 4 desa.  Dan mereka digaji oleh Kemendes. Gaji PLD setiap bulannya cukup lumayan tinggi. Namun program tersebut sangat disayangkan oleh Ketua LSM Gerakan Arek Sidoarjo (LSM Gerasi), Riduwan. Karena masyarakat umum tidak mengetahuinya. Jika masyarakat umum tahu, maka sudah dipastikan akan disambut gembira.

Sehingga masyarakat umum dari orang-orang yang berpotensi usai lulus sarjana yang nganggur bisa ikut berkompetitif. Program tersebut bisa dikatakan menyerap tenaga kerja bagi warga secara umum tanpa dimonopoli.

“Gaji PLD ini saya dengar sesuai UMR. Untuk gaji PD hampir Rp 4 jutaan. Karena gajinya cukup tinggi, perekrutan PLD dan PD rawan dipermainkan. Ada indikasi dikuasai oleh kelompok dan golongan tertentu. Sehingga yang tahu hanya segelintir orang. Coba tanya masyarakat ditingkat desa, insya’allah gak tahu. Saya saja baru tahu informasinya pekan ini,”keluh Riduwan kepada MediaNusantaraSatu.com, beberapa pekan lalu.

Rekruitmen tenaga PLD dan PD dikuasai kelompok tertentu dan sang penguasa. Diduga adalah PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)?

Teks foto : Salah satu pengurus DPC PKB Sidoarjo, H. Sullamul Hadi Nurmawan

Teks foto : Salah satu pengurus DPC PKB Sidoarjo, H. Sullamul Hadi Nurmawan

Ketika kabar miring itu dikonfirmasikan kepada salah satu pengurus PKB, H Sullamul Hadi Nurmawan, dia membantahnya. Petinggi PKB yang menjabat Ketua DPRD Sidoarjo itu menjelaskan jika rekruitmen tenaga PLD dan PD murni tidak ada campur tangan PKB. “Seleksinya murni. Bahkan yang menyeleksi orang-orang pusat sendiri. Paling orang-orang kita yang diterima sekitar 10 orang. Jadi tidak benar jika dikuasai PKB,”tandas Wawan sapaan karib Sullamul Hadi Nurmawan.

Di Sidoarjo, tenaga PLD membutuhkan sebanyak 110 orang untuk pendampingan 353 desa dan kelurahan. Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPM PKB) Sidoarjo sudah melakukan perekrutan pada Selasa (8/12) di Aula Edotel beberapa bulan silam. Hampir 400 orang lebih peminat yang mendaftar. Sebagai penguji dari dosen Universitas Brawijaya Malang (Unibraw).

Ketua LSM Gerasi Riduwan mempertanyakan kepada BPM PKB agar transparan mengumumkan nama-nama 110 PLD yang dinyatakan lulus seleksi kepublik. “Dari situ kita akan tahu siapa mereka,”harap Riduwan. (dar)