Sesuai Izin UKL/UPL Jarak Lokasi Pengeboran Baru Dengan Pusat Semburan Lumpur

 Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan

 

 

*Lapindo Brantas dan Disperindag Memastikan 4 Km, BLH Malah 2,5 Km

SIDOARJO(MediaNusantaraSatu.com)

Rencana pengeboran sumur minyak dan gas (migas) diwilayah Kecamatan Tanggulangin yang hendak dikerjakan kontraktor Lapindo Brantas Inc. masih dalam perdebatan. Perdebatan kali ini yang dibahas mengenai jarak/panjang lokasi antara sumur pengeboran baru, Tanggulangin (TGA)-6 atau TGA-1 dengan pusat sempuran lumpur.

Perbedaan pendapat itu muncul justru dari instansi atau SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Pemkab Sidoarjo. Dua SKPD yang berkompeten dalam pengeluaran izin UKL/UPL, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sidoarjo dan Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM dan UKMK Sidoarjo. BLH mengklaim jarak lokasi sumur pengeboran baru dengan pusat semburan lumpur hanya 2,5 km.

Sedangkan SKPD Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM dan UKMK Sidoarjo ,menjelaskan jika sesuai izin pengajuan Lapindo Brantas Inc., izin UKL/UPL yang sebelumnya digodok bersama. Jarak lokasi rencana sumur pengeboran yang baru dengan pusat semburan lumpur total 4,1 km. Dari pihak rekanan pengeboran sendiri yakni dalam hal ini Lapindo Brantas Inc., juga menyebutkan bahwa sesuai data izin UKL/UPL, jarak lokasi sumur pengeboran baru dengan pusat semburan lumpur 4 km, sama dengan SKPD Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM dan UKMK Sidoarjo.

Seharusnya, yang lebih menguasai perizinan UKL/UPL dalam hal ini leading sektornya adalah BLH yang mengeluarkannya. Perbedaan pendapatan ini, dari masing-masing telah mempunyai alasan-alasan. Berikut alasan mereka dari BLH, Disperindag ESDM dan UKMK Sidoarjo dan pihak rekanan pemerintah pusat yang mengerjakan pengeboran yakni pihak Lapindo Brantas Inc.? akan kita tayangkan berita selanjutnya.

Teks Foto : Peta ini sebagai bukti bahwa jarak lokasi pengeboran baru dengan pusat semburan lumpur sepanjang 4 km.

Teks Foto : Peta ini sebagai bukti bahwa jarak lokasi pengeboran baru dengan pusat semburan lumpur sepanjang 4 km.

(h darianto)