Terlelap Tidur, Rumah Terbakar Pasutri Tewas Terpanggang

 Headline, Hukum & Kriminal, Indeks Berita
 Foto : MNS.COM/Wawan TEWAS TERPANGGANG - Pasangan suami istri, Joko Suwito dan Hermiati warga Desa Gilang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo tewas terpanggang karena rumahnya terbakar, Sabtu (28/05/2016) malam.

Foto : MNS.COM/Wawan
TEWAS TERPANGGANG – Pasangan suami istri, Joko Suwito dan Hermiati warga Desa Gilang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo tewas terpanggang karena rumahnya terbakar, Sabtu (28/05/2016) malam.

SIDOARJO – MNS.COM,  Nasib sial dialami pasangan suami istri (pasutri), Joko Suwito (48) dan Hermiati (45). Pasutri warga RT 15, RW 04, Desa Gilang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo ini tewas terpanggang di dalam kamar rumahnya, Sabtu (28/05/2016) malam. Hal itu disebabkan rumah yang ditempatinya itu ludes terbakar. Diduga, kebakaran hebat itu disebabkan adanya aliran listrik korsleting yang memicu percikan api.
“Pasutri pemilik rumah ini tewas terpanggang karena keduanya saat kebakaran masih terlelap tidur di kamarnya,” terang Kapolsek Taman, Kompol Sudjut kepada MNS.COM, Sabtu (28/05/2016) malam.
Lebih jauh, Sudjut menceritakan awalnya, korban Hermiati sepulang kerja mengeluhkan kecapekan. Sedangkan suaminya, Joko Suwito, membatalkan pergi lantaran tidak diizinkan istrinya dan diminta menemani di dalam rumahnya. Seketika itu, pasutri ini akhirnya tertidur pulas. Tak tahunya di tengah terlelap tidur itu rumah pasutri ini terbakar hingga ludes.
“Saat ditemukan tewas terbakar, pasutri ini dalam kondisi terlentang dibawa tempat tidur. Keduanya mengalami luka bakar serius,” imbuhnya.
Seketika itu, kata Sudjut petugas melaksanakan identifikasi korban. Kemudian memasang garis polisi (police line).
“Kami juga memintai keterangan sejumlah saksi dalam kasus kebakaran ini,” tegasnya.
Sebelum korban ditemukan tewas, kata Sudjut sejak awal kebakaran, warga berjibaku menjinakkan api dengan peralatan seadanya. Sedangkan sebuah Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) tidak bisa menjangkau rumah korban karena akses jalan yang sempit dan lokasi yang tidak dapat terjangkau.
“Saat melihat kepulan asap dan api, warga langsung memadamkan api dengan peralatan seadanya. Saat itu pintu rumah korban terkunci. Warga pun terpaksa mendobrak pintu depan dan pintu kamar korban untuk mengevakuasinya,” pungkas, Samsi warga sekitar rumah korban.
Sementara paska diidentifikasi, jenazah kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk diotopsi dan divisum. (Wawan/Red)