UPTD Pasar Krian Marah, Karena Investor Pasar Baru Usir PKL

 Ekonomi Bisnis, Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan

 

*Karena Dianggap Melampauhi Batas Kewenangannya

Tesk Foto : Pintu gerbang Pasar Baru Krian. (foto : faisal rizal/h darianto)

Tesk Foto : Pintu gerbang Pasar Baru Krian. (foto : faisal rizal/h darianto)

SIDOARJO (MediaNusantaraSatu.com)

Pegusiran puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di halaman Pasar Baru Krian memang dilakukan oleh investor Direktur PT Pilar Bangun Perkasa Suhari. Pengusiran sewenang-wenang itu bikin marah UPTD Pasar Krian. Karena dianggap melampuhi batas kewenangan dinas.

Apalagi pihak inevestor melakukan pengusiran pedagang tanpa se-izin UPTD Pasar Krian. Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala UPTD Pasar Krian, Edy Giarto MM saat dikonfirmasi wartawan MediaNusantaraSatu.com dikantornya Selasa (19/1/2016).

“Yang mengambil tenda-tenda PKL itu pihak investor. Yakni PT Pilar Bangun Perkasa. Tenda-tenda itu diletakkan di tempat kosong, tanpa se-izin pemilik tenda. Padahal yang berwenang dalam hal pengelolaan dan penertipan pedagang adalah UPTD Pasar Krian. Pengembang jangan melampauhi batas kewenangan UPTD Pasar. Dalam penataan dan penertipan pedagang itu tupoksinya dinas,”tegas Edy Giarto.

Sementara itu Dirut PT Pilar Bangun Perkasa, Suhari dikonfirmasi via selulernya mengakui jika ia terpaksa mengusir PKL karena merugikan usahanya. Dia mengaku sudah menata PKL untuk menempati stan yang belum laku untuk sewa atau membelinya. Namun katanya harga stan terlalu mahal.

Sebagai pengusaha, ia merugi karena sejak Tahun 2003 usahanya mencapai miliaran rupiah membangun pasar. Namun PKL berdagang minta tempat usaha tidak mau bayar. “Kami terpaksa mengusir pedagang karena pinjam tempat berdagang dipasar kami 6 bulan ketika Bupati Sidoarjo dijabat Pak Saiful Ilah. Batas perjanjian menempati lahan kami secara gratis itu sudah lewat. Jadi kami usir,”ungkap Suhari. (faisal rizal/h darianto)