Warga Keboharan Krian Digegerkan Penemuan Mayat Pria Berambut Kriting

 Headline, Hukum & Kriminal, Indeks Berita
Foto : MNS.COM/Wawan DIEVAKUASI - Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di parit lapangan Desa Keboharan, Kecamatan Krian dievakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, Minggu (22/05/2016).

Foto : MNS.COM/Wawan
DIEVAKUASI – Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di parit lapangan Desa Keboharan, Kecamatan Krian dievakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, Minggu (22/05/2016).

SIDOARJO – MNS.COM, Sesosok mayat pria tak dikenal ditemukan di sebuah parit lapangan Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Minggu (22/05/2016). Mayat pria tanpa identitas ini, memiliki ciri-ciri rambut hitam keriting, berjenggot, kulit sawo matang, perawakan sedang, memakai celana jeans warna hitam dan bertelanjang dada.
Saat ditemukan warga, kondisi mayat pria yang diperkirakan berusia sekitar 45 tahun itu sudah mulai menebarkan aroma tak sedap atau berbau busuk. Karena khawatir, mayat itu merupakan korban pembunuhan, warga kemudian melaporkan penemuan mayat itu ke Polsek Krian.
“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban,” terang Kapolsek Krian, Kompol Agung Setyono kepada MNS.COM, Minggu (22/05/2016).
Selain itu, kata Agung, karena kabar penemuan mayat ini disebarkan dari mulut ke mulut membuat kabar itu semakin cepat tersebar luas. Puluhan warga dan pengguna jalan berbondong-bondong mendatangi lokasi penemuan mayat itu untuk melihat lebih dekat sosok korban.
“Tak ada identitas sama sekali yang dibawa korban. Makanya kami menyampaikan ciri-ciri korban itu jika ada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya segera melaporkan ke Polsek Krian atau polisi terdekat,” imbuhnya.
Seketika itu, kata Agung sejumlah anggota Polsek Krian diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban  kemudian dievakuasi mayat ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong guna di otopsi.
“Untuk memastikan penyebab kematian korban, kami masih menunggu hasil otopsi dan hasil penyelidikan,” pungkasnya. (Wawan/Darianto)