Warga Sedengan Mijen Gembira Hadirnya Wakil Bupati dan Ketua Dewan Saat Ruah Deso Tumpeng Tempe Raksasa

 Headline, Indeks Berita, Politik Pemerintahan

SIDOARJO – MNS.COM

Upacara Ruah Deso di Desa Sedengan Mijen Kecamatan Krian Jumat (27/4) berlangsung sangat meriah. Ruah deso digelar rutin setiap tahun, kali ini warga membuat tumpeng tempe raksasa. Selain itu warga juga membuat tumpeng nasi, tumpeng keripik tempe, dan juga tumpeng hasil budidaya diantaranya tumpeng sayur, dan tumpeng ikan bakar.

Kegiatan ritual selamatan desa ini, yang menarik dihadiri oleh pejabat tinggi Sidoarjo, yakni Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin, SH dan Ketua DPRD Sidoarjo, H Sullamul Hadi Nurmawan. Tentu saja, tamu kehormatan ini disambut gembira oleh warga karena turut memeriahkannya di lapangan desa setempat.

Turut hadir pula, Kepala Dinas Pemuda  Olahraga dan Pariwisata, Djoko Supriyadi, karena ruah deso/sedekah bumi ini termasuk ikon wisata yang harus dikembangkan di Sidoarjo. Dan para Camat Se- Kabupaten Sidoarjo.

Sementara tuan rumah, Kepala Desa Sedengan Mijen M. Hasanuddin, S.Ag, Camat Krian Agustin Iriani, SH dan anggota DPRD Sidoarjo dari F-PDIP, Sudjalil turut menyambut gembira para pejabat Sidoarjo rekan sejawatnya dan kegiatan rutin tahunan ini.

Kepala Desa (Kades)  Sedengan Mijen M. Hasanuddin, S.Ag, mengatakan, kegiatan Sedekah bumi ini sebagai ungkapan rasa syukur, serta untuk meneruskan budaya yang sudah turun temurun.

Untuk pembuatan tumpeng tempe raksasa ini menggunakan 100 batang bambu untuk merancang tumpeng tempenya setinggi 11 meter, dan untuk pembuatan tempenya menghabiskan 1 ton tempe, itupun masih kurang. Dan semua tempe yang digunakan merupakan tempe hasil UMKM di Desa Sedengan Mijen.

“Mengenai dananya, pemerintah desa hanya mengeluarkan Rp. 35 juta dari APBdes, sisanya merupakan swadaya masyarakat,” kata kades.

Camat Krian Agustin Iriani, SH, selalu memberikan dukungan untuk mewujudkan ide – ide kreatif masyarakat. Dari kegiatan ini ada dua hal yang ingin diwujudkan oleh masyarakat yakni dari sisi sosial sebagai wujud syukur, kegotong royongan, dan pemersatu masyarakat, sedangkan dari sisi religius agar seluruh masyarakat Desa Sedengan Mijen menjadi masyarakat yang Baldatun Thayyibatun Wa robbun Ghafur.

Dan yang perlu diketahui bersama bahwa di Desa Sedengan Mijen ini juga mempunyai fungsi ekonomi, banyak masyarakatnya sebagai pengrajin tempe dan olahan tempe.

“Untuk di Kecamatan Krian sendiri, hingga saat ini terdapat 198 UMKM, dimana ini merupakan penggerak ekonomi kreatif di Kecamatan Krian,” ungkap Agustin.

Sementara Wakil Bupati Sidoarjo memberikan apresiasi yang positif  terhadap pelaksanaan Sedekah Bumi di Desa Sedengan Mijen ini. Ini merupakan ide bagus dan pemerintah daerah akan selalu mendukung.

“Kegiatan ini bisa menjadi destinasi wisata yang baru di Kabupaten Sidoarjo, apabila dikelola dengan baik,” jelas Cak Nur sapaan karib pejabat nomor dua di jajaran Pemkab Sidoarjo ini.

Tumpeng – tumpeng yang disuguhkan ini diakhir acara jadi rebutan warga. (dar)

Teks Foto : Tumpeng Tempe Raksasa untuk meriahkan ruah deso warga Desa Sedengan Mijen Krian, Jumat (27/4). (foto : darianto/mns.com)

Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Syaifuddin, SH, Kades Hasannudin dan anggota DPRD Sidoarjo, dari PDIP, Sudjalil saat sedekah bumi dilapangan desa setempat.