Gelandang timnas Spanyol Rodri bereaksi di samping kiper Tanjung Verde Vozinha (tengah) setelah gagal memanfaatkan peluang gol pada laga Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Tanjung Verde di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 15 Juni 2026.
Tim nasional Spanyol ditahan imbang tanpa gol oleh Cape Verde pada pertandingan pertama Grup H Piała Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, pada Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Hasil sama kuat ini terhitung mengejutkan karena skuad asuhan Luis de la Fuente tampil sangat mendominasi sepanjang laga, sebagaimana dilansir dari Bola.
Penguasaan bola La Furia Roja mencapai 74 persen dan mereka melepaskan 27 tembakan dengan tujuh yang tepat sasaran, sementara Cape Verde hanya menguasai 26 persen bola serta melepaskan enam tembakan.
Kegagalan memanfaatkan dominasi tersebut memicu kekecewaan dari kapten Timnas Spanyol, Rodri, yang menilai penyelesaian akhir menjadi kendala utama timnya meski organisasi pertahanan lawan juga tampil sangat solid.
Dikutip dari laman AFC, tim asuhan Luis de la Fuente dianggap sebagai salah satu favorit pra-turnamen untuk melaju hingga juara dan mengangkat trofi Piala Dunia pada 19 Juli.
Namun, pentingnya Yamal dan Nico Williams bagi peluang kesuksesan mereka digarisbawahi oleh penampilan yang kurang memuaskan.
Williams juga mengalami musim yang terganggu cedera di Athletic Bilbao dan baru dimasukkan ke lapangan pada menit ke-87.
Tempo permainan Spanyol yang lambat dan kegigihan pemain asal Afrika, Tanjung Verde hingga mampu menahan serangan Spanyol.
Serangan berbahaya Spanyol baru muncul di menit 39, Ferran Torres menyia-nyiakan peluang besar saat tembakannya langsung dari kotak penalti membentur mistar gawang.
Lagi-lagi Ferran Torres menyia-nyiakan peluang besar di menit 45. Pemain Spanyol ini tanpa pengawalan dan melepaskan tembakan langsung ke sudut kiri bawah dari jarak beberapa meter, tetapi kiper Tanjung Verdi, Vozinha bereaksi dengan sangat baik untuk menepis bola.
Di menit 83, Marc Cucurella menerima umpan lambung dan diberi waktu di dalam kotak penalti untuk melepaskan tembakan rendah ke arah gawang. Bola mengarah ke tengah gawang, tetapi kurang bertenaga dan Vozinha melakukan penyelamatan mudah untuk menggagalkan upaya tersebut.
Cape Verde nyaris meraih kemenangan gemilang di menit terakhir babak 90 ketika Dani Borges menyundul bola terlalu dekat ke arah kiper Spanyol, Unai Simon. Hasil imbang 0-0 pun bertahan hingga usai.






