Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan pers terkait penutupan dapur SPPG bermasalah di Jakarta, Senin (27/7/2026
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menegaskan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menghabiskan anggaran negara dan menghentikan program pemerintah lainnya. “Saya gemas juga melihat komentar di media sosial seolah-olah MBG ini menghabiskan anggaran negara.
Terus seolah-olah ini kurang, itu kurang. Padahal, program-program lain tetap dikerjakan,” ujar Sudaryono dilansir ANTARA, Sabtu (1/8/2026). Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BGN untuk meluruskan anggapan yang berkembang di media sosial bahwa anggaran negara banyak terserap untuk MBG.
Anggapan itu kemudian berkembang menjadi penyebab program lain, seperti penyediaan pupuk, perbaikan sekolah, irigasi, hingga pembangunan jembatan, tidak berjalan. Menurutnya, berbagai program pembangunan tetap berjalan secara paralel di berbagai sektor.
Ia mencontohkan sektor pertanian. Sebelum program MBG berjalan, persoalan ketersediaan pupuk juga telah menjadi perhatian.
Bahkan, setelah anggaran pemerintah dialokasikan untuk MBG, pemerintah tetap melakukan upaya untuk mencukupi kebutuhan pupuk dan memberikan kebijakan harga yang lebih terjangkau.
MBG memang mengambil dana yang tidak kecil. Rencana tahun ini sekitar Rp268 triliun. Tetapi, yang lain-lain juga dikerjakan,” kata Sudaryono.






