Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melayat ke rumah Bambang Setiawan, korban pengeroyokan yang tewas dalam demonstrasi 27 Agustus
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melayat ke rumah Bambang Setiawan (59), korban pengeroyokan di Pejompongan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026) malam. Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Pramono tiba sekitar pukul 18.40 WIB dengan didampingi Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.
Pramono berada di rumah Bambang selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu, ia menyempatkan diri menjenguk Faturrohman (18), seorang pelajar yang turut mengalami luka-luka akibat peristiwa pengeroyokan serupa. Rumah Faturrohman berada di gang yang sama dengan rumah mendiang Bambang Setiawan.
Usai melayat dan menjenguk kedua keluarga korban, Pramono keluar dari gang yang berada di bantaran rel kereta api tersebut. Sejumlah awak media yang telah menunggu kemudian langsung mengajukan pertanyaan kepada Pramono.
Rumah Faturrohman berada di gang yang sama dengan rumah mendiang Bambang Setiawan. Usai melayat dan menjenguk kedua keluarga korban, Pramono keluar dari gang yang berada di bantaran rel kereta api tersebut. Sejumlah awak media yang telah menunggu kemudian langsung mengajukan pertanyaan kepada Pramono.
Pramono sempat bersalaman dengan sejumlah warga yang berada di lokasi. Namun, ia enggan memberikan keterangan kepada awak media. Beberapa wartawan menanyakan hal yang disampaikan Pramono kepada keluarga korban serta tanggapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kembali jatuhnya korban dalam peristiwa pengeroyokan di kawasan Pejompongan.
Pramono yang tampak mengenakan peci hitam hanya membungkuk dan mengatupkan kedua tangannya. Ia meminta maaf karena tidak dapat memberikan jawaban kepada awak media. “Maaf ya, maaf, mohon maaf,” kata Pramono sembari berjalan keluar gang dan masuk ke dalam mobilnya.
Pada momen tersebut, sejumlah warga juga sempat menyampaikan pesan kepada Pramono agar kasus kematian Bambang diusut hingga tuntas. “Usut tuntas, tangkap pelakunya pak!” seru sejumlah warga bersamaan di belakang rombongan Pramono. Sementara itu, sesaat setelah Pramono meninggalkan lokasi, Fatur yang masih mengenakan perban di bagian kepala dibawa masuk ke dalam ambulans.
Rina, ibunda Fatur, mengatakan anaknya akan dibawa ke Rumah Sakit Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis sekaligus menjalani visum. “Sekarang mau dibawa ke RS Tarakan, tadi sudah ketemu Pak Gubernur, diminta dirawat saja di RS. Sekalian mau bikin visum,” ucap Rina kepada wartawan di lokasi.






