Viral! Patung Macan Putih di Kediri jadi Sorotan, Dinilai Tak Mirip oleh Warganet
Patung macan putih yang baru diresmikan di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial pada Rabu (24/12).
Patung tersebut menuai beragam reaksi karena dinilai tidak menyerupai macan putih asli, baik dari segi bentuk maupun ekspresi wajah.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @seputar_kediri pada Rabu (24/12) memperlihatkan patung bercorak hitam putih dengan bentuk wajah yang memicu perdebatan di kalangan pengguna media sosial.
Komentar Warganet Ramai di Media Sosial
Sejumlah warganet melontarkan komentar bernada sindiran dan mempertanyakan desain patung tersebut.
Akun @mb** menulis, “Perpaduan zebra+badak+hariamu.”
Komentar lain datang dari akun @senjaab*** yang menuliskan, “Pengen ketawa ngakak kira-kira dosa gak ya.. maaf ya buat yang udah bikin patung ini.. bukan niat mau menghina.. tapi jujur ini patung lucu banget sampai aku bingung mau nyimpulin.. ini kucing, macan atau tikus atau sapi. Maaf ya.”
Akun @dasa*** turut berkomentar, “Kenapa jadi perpaduan kuda nil sama zebra.”
Sementara akun @mar*** menuliskan, “Dari tatapa matanya, hidungnya, dan senyumnya sungguh menawan.”
Komentar serupa juga disampaikan akun @bra*** dengan tulisan, “Ini jelas kuda nil nikah sama macan.”
Selain bentuk, sebagian warganet turut menyinggung anggaran pembangunan patung.
Akun @vladilenamil*** menuliskan, “Pasti anggarannya lebih dari 1 M.”
Sorotan Sejak Proses Pembangunan
Sorotan terhadap patung ini tidak hanya muncul setelah diresmikan.
Foto-foto proses pengerjaan yang sempat beredar di media sosial memperlihatkan patung dalam kondisi belum dicat dan terlihat dari sisi samping. Gambar-gambar tersebut semakin memperkuat perdebatan mengenai proporsi dan desain artistik patung macan putih tersebut.
Belum Ada Penjelasan Resmi Desa
Patung macan putih di Kediri itu diketahui telah diresmikan pada awal Desember 2025.
Nama Kepala Desa Balongjeruk, Safii, tercantum pada bagian bangunan sebagai pihak yang menandatangani peresmian patung.
Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak desa terkait konsep desain maupun anggaran pembangunan patung macan putih tersebut.






