Kamis, 17 September 2026
;

Pesan Menag di Hari Raya Waisak 2026

Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menyampaikan sambutan dan pesan kedamaian pada Perayaan Waisak Sedunia 2570 BE Tahun 2026 di Vihara Mahavira Graha Pusat, Jakarta.

 

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha menjadikan peringatan Hari Tri Suci Waisak sebagai momentum memperkuat komitmen menebarkan kebajikan, mempererat persaudaraan, dan menjaga perdamaian dunia.

Tema Waisak 2026 yang mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” relevan dengan kondisi dunia saat ini. Menurut Menag, Dharma tidak hanya dipahami sebagai ajaran keagamaan, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang menuntun manusia untuk tetap berpegang pada nilai-nilai kebenaran, moralitas, dan kebijaksanaan.

“Dharma bukan sekadar ajaran, melainkan pelita kehidupan yang menuntun manusia untuk tetap teguh dalam nilai-nilai kebenaran, moralitas, kebijaksanaan serta di tengah dinamika zaman. Termasuk menjaga perdamaian dunia,” ujar Menag dalam pesan Hari Tri Suci Waisak di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Karena itu, nilai cinta kasih menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan yang harmonis, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, bahkan kehidupan dunia. Imam Besar Masjid Istiqlal itu menegaskan komitmen pemerintah untuk menjamin setiap warga negara dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman, tenang, dan penuh khidmat.

“Saya memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan penuh khidmat. Pada saat yang sama, merawat harmoni adalah tanggung jawab kita bersama sebagai sesama anak bangsa,” ujar dia.

Menurutnya, seluruh agama mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Karena itu, kehidupan beragama harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya.

Berita Terkait

;