Kamis, 17 September 2026
;

Tanjung Verde Kalah Terhormat Dari Argentina

Penyerang timnas Argentina, Lionel Messi, memberi jempol di samping kiper Tanjung Verde, Vozinha, pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Tanjung Verde di Stadion Miami di Miami Gardens pada 3 Juli 2026.

 

Timnas Argentina memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Timnas Tanjung Verde dengan skor 3-2 melalui perpanjangan waktu pada babak 32 besar, Sabtu (4/7/2026) WIB.

Bermain di Miami Stadium, Argentina harus bekerja keras menghadapi perlawanan sengit dari tim debutan. Laga bahkan harus ditentukan hingga 120 menit sebelum sang juara bertahan mengunci kemenangan.

Argentina membuka keunggulan pada menit ke-29 lewat Lionel Messi. Menerima umpan terobosan, Messi lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan dari sudut sempit yang tak mampu dihentikan kiper Vozinha.

Keunggulan 1-0 bertahan hingga babak pertama usai, meski Argentina sempat menciptakan sejumlah peluang tambahan.

Memasuki babak kedua, Tanjung Verde mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-59 melalui Deroy Duarte. Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka hingga waktu normal berakhir dengan skor 1-1.

Di babak tambahan, Argentina kembali unggul lewat gol Lisandro Martínez pada menit ke-92. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Sidny Lopes Cabral mencetak gol penyeimbang untuk Tanjung Verde pada menit ke-103.

Argentina akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-111 melalui sundulan Cristian Romero yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol tersebut menutup laga dengan skor 3-2.

Dengan hasil ini, Argentina akan menghadapi Timnas Mesir di babak 16 besar. Mesir sebelumnya lolos usai menyingkirkan Australia melalui adu penalti.

 

Tanjung Verde Jadi Tim Kejutan Piala Dunia 2026

Sepanjang gelaran Piala Dunia 2026, Cave Verde telah membuat sejumlah kejutan menarik. Negara tersebut baru pertama kali berlaga di Piala Dunia. Dengan jumlah penduduk yang hanya 525 ribu jiwa, mereka berhasil menampilkan penampilan yang spektakuler.

Blue Sharks (paus biru) berhasil lolos ke babak babak 32 besar, tanpa menang sekalipun.mereka melangkah ke babak gugur setelah menahan imbang Spanyol 0-0, imbang 2-2 melawan Uruguay, dan imbang melawan Arab Saudi 0-0. Hasil tersebut tidak sekadar dilihat sebagai skor semata, tapi yang berhasil ditahan imbang, merupakan kekuatan sepak bola yang sangat jauh dari Cape Verde.

Di babak 32 besar, Cape Verde membuat Argentina mengalami kesulitan luar biasa, hingga laga harus memasuki extra time.

 

Vozinha Jadi Perbincangan

Sorotan utama dalam laga menarik itu tertuju pada sosok penjaga gawang veteran Vozinha yang tampil luar biasa di bawah mistar gawang untuk membendung agresivitas lini serang Argentina. Kiper berusia 40 tahun tersebut tercatat melakukan total delapan penyelamatan krusial sepanjang laga guna menahan gempuran bergelombang yang dilancarkan oleh para pemain depan Argentina.

Bagi Vozinha, tampil pada Piala Dunia sudah menjadi impian yang menjadi kenyataan. Ia bahkan hanya berharap sang ibu dapat menyaksikan aksinya secara langsung dari tribune. Harapan itu akhirnya terwujud, bersamaan dengan perjalanan bersejarah Tanjung Verde yang berhasil mencuri perhatian dunia.

Berita Terkait

;