Kamis, 17 September 2026
;

PT Transjakarta Mempensiunkan 120 Armada Bus, Kenapa ?

Bus transjakarta melintas di jalan sekitar Istana Negara menuju Stasiun Harmoni, Jakarta Pusat

 

PT Transjakarta mempensiunkan sebanyak 120 armada bus rapid transit (BRT) pintu tunggal DAMRI usai 10 tahun mengaspal.  Berdasarkan laman resmi Instagram Transjakarta @pt_transjakarta, 120 armada DMR-SB25 itu telah beroperasi sejak 21 Desember 2016.

Kemudian, bus biru yang selama satu dekade mengangkut jutaan penumpang itu purnabakti per 31 Januari 2026. “21 Desember 2016-31 Januari 2026. Terima kasih atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama,” tulis di laman resmi Instagram Transjakarta @pt_transjakarta pada Minggu (1/2/2026).

Laman Instagram @damriindonesia pun membagikan cerita perjalanan bus tersebut. Dari masa ke masa, bus DAMRI hadir membersamai para pejuang tangguh Jakarta. 

“Terima kasih yang setulus-tulusnya sudah menjadikan kami teman perjalananmu. Entah itu saat mengejar jam masuk kantor, berangkat sekolah, atau sekadar menikmati kota di akhir pekan.

Setiap kilometer yang kami tempuh punya cerita tersendiri berkat kehadiran kalian,” tulis di laman Instagram @damriindonesia. Sebagaimana diketahui, mengacu regulasi, Transjakarta mewajibkan bus pensiun setelah 10 tahun beroperasi. Ketentuan tersebut mengacu pada Perda DKI No. 5/2014 terkait batas maksimal usia kendaraan umum.

Operator kemudian melakukan peremajaan armada atau replacement, terutama menggantinya dengan bus listrik.  Tahun lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta misalnya menambah 200 bus listrik Transjakarta baru.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai bahwa penambahan 200 bus listrik baru itu merupakan bentuk komitmen pemerintah menghadirkan transportasi umum yang ramah lingkungan sekaligus berkelanjutan.  Menurut Pramono, dengan penambahan tersebut total jumlah bus listrik TransJakarta menjadi sebanyak 500 bus di wilayah Jakarta.

Berita Terkait

;