Kamis, 17 September 2026
;

Perayaan Juara Liga Champions PSG Diwarnai Kerusuhan di Kota Paris

Polisi Paris coba menenangkan kerusuhan di Paris setelah PSG meraih gelar juara Liga Champions untuk kedua kalinya secara berturut-turut

 

Kepolisian Prancis menangkap 416 orang setelah kerusuhan pecah saat ribuan orang turun ke jalan merayakan kemenangan klub sepak bola Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions pada Sabtu malam waktu setempat.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan lebih dari 280 penangkapan terjadi di Paris.

Ia menyebut kerusuhan yang menyebabkan tujuh polisi terluka tersebut sebagai tindakan yang “benar-benar tidak dapat diterima.” Kerusuhan terjadi ketika massa memadati jalan-jalan ibu kota Prancis usai PSG mempertahankan gelar Liga Champions UEFA.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa fokus utama tindakan pengamanan adalah untuk melindungi hak warga dalam merayakan kemenangan secara kondusif.

“Tanggung jawab kami adalah menjamin semua orang dapat merayakan secara meriah, tenang, dan aman sepenuhnya,” kata juru bicara kepolisian.

Dalam laga final di Puskas Arena, PSG mengalahkan Arsenal lewat adu penalti 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

Arsenal lebih dulu unggul melalui gol Kai Havertz pada menit keenam. PSG kemudian menyamakan kedudukan di babak kedua lewat penalti Ousmane Dembele pada menit ke-65.

Kemenangan tersebut memastikan PSG kembali menjadi juara Eropa.

Namun, euforia kemenangan berubah ricuh di sejumlah titik di Paris ketika bentrokan pecah antara aparat keamanan dan sebagian massa.

Berita Terkait

;