Kamis, 17 September 2026
;

Prabowo Resmi Buka Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Presiden Prabowo Subianto menghadiri sekaligus meresmikan pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,

 

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Muktamar yang mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa” tersebut diikuti pengurus NU dari berbagai tingkatan di dalam dan luar negeri serta diramaikan puluhan ribu warga.

Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo disambut jajaran pengurus NU dan peserta muktamar. Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta Selawat Badar.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Hasib Wahab Chasbullah, kemudian memimpin doa sebelum rangkaian acara dilanjutkan.

Ketua Panitia Muktamar, Syaifullah Yusuf, mengatakan peserta resmi berasal dari 38 pengurus wilayah, lebih dari 550 pengurus cabang, serta 33 pengurus cabang istimewa NU.

Panitia memperkirakan lebih dari 50 ribu warga datang dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU.

“Kami memperkirakan Muktamar ini juga akan dimeriahkan sekitar lebih dari 50 ribu ‘romlah’, rombongan lilahi ta’ala, yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air. Ada yang datang berombongan, ada pula yang datang seorang diri. Ada yang naik pesawat, naik kereta, naik bus, menggunakan kendaraan pribadi,” ungkap Syaifullah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepadanya untuk menghadiri pembukaan muktamar.

Prabowo juga menegaskan posisi Nahdlatul Ulama sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dan jasa besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Ini kehormatan besar bagi saya, Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Presiden.

Kepala Negara kemudian secara resmi membuka forum permusyawaratan tertinggi Nahdlatul Ulama tersebut.

“Bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, hari Kamis, 27 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama,” ucap Presiden.

Prabowo kemudian menabuh bedug sebagai tanda resmi dimulainya Muktamar ke-35 NU.

Pembukaan tersebut menjadi awal rangkaian persidangan muktamar yang akan membahas arah organisasi, program, serta berbagai rekomendasi NU bagi kepentingan umat dan bangsa.

Berita Terkait

;