Kamis, 17 September 2026
;

MRT Jakarta Bidik 50 Juta Penumpang di 2026

MRT Jakarta

 

PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan melayani 50.004.484 penumpang sepanjang 2026, dengan rata-rata penumpang harian sekitar 137.000 orang. 

Target tersebut meningkat sekitar 7,6% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan realisasi 2025 yang mencapai 46.449.629 penumpang.

Kenaikan proyeksi ini ditetapkan meski anggaran subsidi pelayanan publik (public service obligation/PSO) yang diterima MRT Jakarta pada 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta Mega Indahwati Natangsa Tarigan menyampaikan, pihaknya melakukan sejumlah program untuk meningkatkan jumlah pengguna. 

“Termasuk kebijakan dari Pemprov [Jakarta] dengan adanya kartu layanan gratis kami melihat adanya proporsi peningkatan jumlah pengguna yang berasal dari segmen 15 golongan,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip pada Kamis (29/1/2026). 

Sebanyak 15 golongan tersebut adalah Lansia (60 tahun ke atas) dengan KTP Jakarta, tenaga kontrak yang bekerja di Pemprov DKI Jakarta, peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), karyawan swasta pemegang Kartu Pekerja Jakarta, dan penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).  

Kemudian, tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Penduduk ber-KTP Kepulauan Seribu, penerima bantuan sosial untuk pemenuhan dasar anak, anggota TNI dan Polri, dan Veteran. 

Selain itu, penyandang disabilitas dengan KTP Nasional, PNS Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya, penjaga rumah ibadah ber-KTP Jakarta, pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, serta Juru Pemantau Jentik (Jumantik). 

Lebih lanjut Mega menyampaikan, program lainnya untuk mendorong masyarakat menggunakan MRT adalah dengan program kemitraan di sepanjang koridor stasiun serta melalui pengembangan bisnis.  

Misalnya, melalui hak penamaan atau naming rights, menambah pilihan pembayaran, hingga event activation.  Pada 2026 pun, rencananya akan ada peluncuran hak penamaan baru di Stasiun MRT Blok A dan Blok M oleh perusahaan perbankan dan transportasi. 

Sejak pertama kali beroperasi pada 2019 hingga 2025, total pengguna MRT telah mencapai 182 juta penumpang.  Meski sempat melandai pada masa Covid-19, tren peningkatan mulai terjadi sejak 2022. Namun, peningkatan tersebut semakin rendah setiap tahunnya. 

Pada 2022, jumlah penumpang mencapai 19,77 juta orang. Pada 2023 jumlah penumpang meningkat 69% menjadi 33,5 juta orang, dan tumbuh 22% menjadi 40,82 juta orang pada 2024. Sementara pada 2025, jumlah penumpang hanya tumbuh 13,8%. 

Berita Terkait

;