Kamis, 17 September 2026
;

Pelajar Tewas Diduga Akibat Hantam Lubang

Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 34, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Senin

 

Kecelakaan tunggal dialami oleh seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 34, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026) pukul 06.30 WIB. Akibatnya pelajar muda belia tersebut tewas dalam kecelakaan hingga berdampak kemacetan panjang.

Korban berinisial ASP, 17, mengalami kecelakaan setelah unit sepeda motornya menghantam jalan berlubang di Jalan Matraman Raya, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Pelajar tersebut terpental di aspal dan tidak sadarkan diri. Saat diperiksa oleh warga sekitar, ternyata korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kondisi ini membuat arus lalu lintas macet dari arah Jatinegara, menuju kawasan Senen.

Beberapa rekan korban berada di lokasi dan meminta bantuan kepada pengendara lain maupun warga sekitar untuk dipanggilkan ambulans.

Jasad siswa jurusan Teknik Mesin itu ditutupi jas hujan plastik merah dan hitam. Sedangkan warga sekitar sibuk mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Tak lama berselang, ambulans tiba di lokasi dan langsung membawa korban siswa kelas 11 itu ke rumah sakit terdekat.

Salah satu pengendara sepeda motor Ardi mengaku, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

“Kondisi jalan sepi, enggak ada orang sepi, saya keluar dari sana (gang) ke jalan raya sudah ngegeletak saja (korban),” ujar Ardi, Senin.

Dia sempat melihat ada dua orang menghadang laju kendaraan ketika korban tergeletak. Aksi dua orang ini supaya tubuh korban tidak terlindas oleh kendaraan lain dari arah belakang.

“Sepeda motor sih enggak parah, tapi ada bagian depan pecah,” tegasnya.Dia menduga, korban kehilangan kesimbangan usai sepeda motornya hantam jalan berlubang.

Ardi merupakan warga sekitar Jalan Matraman Raya dan sudah sering mendengar kecelakaan di lokasi tersebut karena jalan rusak.

“Sudah sering sih, mungkin karena tembelan ini ya, agak rawan,” tukasnya.

Sementara, pengendara lain yakni Ilham mengaku tidak tahu kalau penyebab kemacetan karena adanya kecelakaan.

“Saya pikir ada perbaikan jalan atau apa ya, ternyata pas lewat ada orang tergeletak,” tambah Ilham.

Dia berharap, pemerintah bisa segera perbaiki jalan demi keselamatan para pengendara khususnya sepeda motor.

“Ya semoga ini bisa jadi bahan evaluasi agar kalau ada jalan rusak, bergelombang diperbaiki,” harapnya.

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Matraman Raya, arah utara dekat JPO Berlan mengakibatkan korban luka.

“Kecelakaan tunggal dan out of control,” kata AKBP Ojo pada awak media, Senin.

Kronologi, berdasarkan keterangan didapat motor dengan nopol B-4677-SGL dikendarai ASP melaju dari arah selatan menuju utara. Ketika melintas di Jalan Matraman Raya dekat JPO Berlan wilayah Matraman, mengalami kecelakaan tunggal.

“Diduga karena terkena lubang dan berkendara tidak menggunakan helm, akibat kejadian pengendara mengalami luka pada bagian wajah dan kepala. Meninggal dunia di TKP selanjutnya di evakuasi ke RS Bhayangkara Tk I Pusdokes Polri Jakarta Timur,” terang AKBP Ojo.

“Barang bukti diamankan motor bernopol B-4677-SGL. Kini sudah ditangani Unit Yanmas Laka Tim II Satlantas Polres Metro Jakarta Timur,” tutupnya.

Berita Terkait

;