Suasana RDF Plant, Rorotan, Jakarta. Foto: Dok. DLH DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, memastikan operasional fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan terus dipantau di tengah polemik yang masih disuarakan warga terkait kualitas udara di sekitar lokasi.
Pramono mengatakan, Pemprov DKI menetapkan target pengolahan sampah di RDF Rorotan mencapai 1.000 ton per hari. Namun, kapasitas tersebut tidak akan dipaksakan jika dinilai melampaui ambang batas yang ditetapkan.
Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang masih dibenahi adalah sistem pengangkutan sampah menuju fasilitas tersebut. Pemprov DKI Jakarta saat ini terus melakukan perbaikan agar proses pengangkutan menjadi lebih baik.
“Persoalannya memang salah satunya adalah pengangkutan. Dan pengangkutan sudah tertangani lebih baik,” kata Pram. Pramono berharap setelah berbagai perbaikan dilakukan, fasilitas RDF Rorotan dapat segera beroperasi secara normal dengan kapasitas pengolahan yang ditargetkan mencapai 1.000 ton sampah per hari.






