Jumat, 24 Mei 2024

Gelar Agenda Rakorwil, PKB DKI Antusias Menangkan Anies-Gus Imin di Pilpres 2024

Ketua DPW PKB DKI Jakarta, H. Hasbiallah Ilyas menyatakan, PKB DKI Jakarta yakin bisa memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Rasyid Baswedan dan Gus Muhaimin Iskandar (AMIN) di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan H. Hasbiallah Ilyas, saat ini memberikan sambutan dalam acara Rapat Kordinator Wilayah (Rakorwil), DPW PKB DKI Jakarta, yang diselenggarakan di Hotel Purnama, Bogor, Sabtu (23/9/2023).

“Saya yakin Pemilu dan Pilpres 2024 adalah momentum bagi PKB DKI Jakarta untuk menjadi partai besar dan menang di DKI Jakarta,” ujar Hasbiallah Ilyas.

Hal itu ditandai dengan adanya sambutan dan antuiasme warga di DKI Jakarta saat PKB dan caleg-calegnya hadir dan menyapa warga di DKI Jakarta.

Persepsi PKB sebagai partai yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap warga DKI Jakarta, khususnya warga nahdliyin sudah mulai dirasakan oleh warga atau masyarakat DKI Jakarta.

“Berbeda dengan Pemilu 2014 dan 2019, di mana PKB dianggap dan distigmatisasi sebagai partai “penista agama”. Alhamdulillah, saat ini penerimaan masyarakat DKI terhadap PKB sudah sangat bagus,”ujar Hasbiallah Ilyas.

Berkat PKB Anies Baswedan jadi Nyapres

Hal lain yang mendorong PKB Jakarta optimis meraih setidaknya 15 kursi DPRD DKI Jakarta dan sedikitnya 2 Kursi DPR RI adalah keberhasilan PKB mengusung Anies Baswedan untuk bisa maju di Pilpres 2024 untuk dipasangkan dengan Ketum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin).

“Harus diakui dan disampaikan kepada masyarakat bahwa berkat PKB, Anies Baswedan bisa maju Nyapres di Pilpres 2024,”ujar Hasbiallah Ilyas.

Hasbiallah Ilyas menyampaikan di tengah suasana politik yang sangat dinamis, baik di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yang di dalamnya beranggotakan NasDem, Demokrat, dan PKS, juga ada dinamisasi politik di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang berangkotakan PKB, Gerindra, Golkar, dan PAN.

Kedua kelompok koalisi tersebut belum ada kata sepakat siapa yang akan menjadi Bakal Calon Wakil Presiden dari Capres masing-masing.

NasDem dan rekan koalisi yang mengusung Anies Baswedan, juga belum sepakat dalam menentukan siapa kandidat calon wakil presiden (Cawapres) untuk Anies Baswedan.

“Di tengah suasana deadlock itulah, Gus Imin dan PKB hadir memberi solusi dengan menerima ajakan Ketum NasDem Surya Paloh untuk bergabung dan menjadi Cawapres bagi Anies Baswedan,”jelas Hasbiallah Ilyas.

Karena itu, ujar Hasbiallah Ilyas PKB pantas untuk dianggap sebagai solusi atas pencalonan Anies Baswedan bisa maju di Pilpres 2024.

Karena itu, Hasbiallah pun menginstruksikan kepada seluruh kader dan calon legislatif (Caleg) PKB DKI Jakarta untuk kerja cerdas dan maksimal. Bergerak mengkampanyekan PKB dan Pasangan AMIN sebagai strategi dalam pemenangan Pemilu dan Pilpres 2024.

Evaluasi Caleg di setiap Dapil

Sementara itu, Ketua LPP DPW PKB DKI Jakarta H. Mohammad Fauzi menyampaikan pentingnya bagi setiap caleg, baik DPR RI maupun DPRD DKI Jakarta untuk bergerak secara masif, turun bersilaturrahmi ke basis menjangkau warga di dapilnya masing-masing.

“LPP DPP PKB akan mengevaluasi nama-nama caleg yang sudah bekerja dan mana yang belum di setiap Dapil-nya. Hal ini bisa menjadi dasar untuk penentuan nomor urut di daftar caleg tetap ( DCT) nantinya,”ujar Mohammad Fauzi.

Mohammad Fauzi yakin PKB DKI Jakarta bisa menang di DKI Jakarta dan mengantarkan pasangan AMIN menjadi Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2024. (*).

Array

Berita Terkait