Selasa, 5 Maret 2024

Mila PD : Perempuan Harus Berani Ambil Peran Menentukan Nasib Bangsa Kedepan

Indonesia tidak lagi terkurung dalam kegelapan intelektual. Perempuan yang dulunya tidak diperkenankan sekolah hanya diperbolehkan membersihkan rumah, memasak, menjahit, dan mengurus anak, kini dapat mencicipi akses pendidikan. Tugas dan tanggung jawab seorang perempuan bukanlah sekedar menjadi pelengkap isi rumah tangga. Namun hari ini harus bisa dan mampu tampil kepermukaan untuk membicarakan arah kemajuan bangsa

Berbicara tentang politik tidak hanya dilakukan oleh kalangan politisi, pemerintah atau para birokrat saja namun semua lapisan masyarakat

Representasi perempuan dalam bidang politik dapat dikatakan masih jauh dari harapan. Di Indonesia sendiri perempuan yang terjun dalam dunia perpolitikan masih terbelenggu dengan latar belakang, budaya patriarki (sistem sosial yang menempatkan pria sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi dalam peran kepemimpinan) perbedaan gender. Meskipun sampai saat ini selalu ada upaya untuk memperbaiki persolan tersebut

Penting bagi seluruh perempuan di seluruh Indonesia, kalau saja sesama perempuan kita saling mendukung, saling memotivasi, saling menginspirasi, saya yakin kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam politik itu akan bisa tercapai. Ikut pemilu memang mahal (maju mencalonkan diri untuk legislatif DPRD atau DPR RI) , tapi bukan berarti tidak bisa, namun untuk perempuan memang berat. Selain itu ideologi, peran media dan perempuannya sendiri masih kurang percaya diri. Jadi, dukungan dari partai politik untuk rekrutmen calon anggota parlemen itu sangat penting. Pelatihan sebelum dicalonkan

Bahwa kuota keterwakilan perempuan tidak akan efektif jika pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan politik serta kesetaraan gender perempuan masih minim. Seluruh pihak perlu bahu-membahu membuka ruang seluas-luasnya, bukan hanya kesempatan bagi perempuan untuk terlibat, namun juga memperoleh pengetahuan, memperluas pemahaman, dan meningkatkan keterampilan politiknya. Sehingga kelak ketika kaum perempuan duduk di kursi-kursi kekuasaan akan lahir kebijakan-kebijakan yang lebih responsif, inklusif dan humanis

Partisipasi perempuan dalam politik sangatlah penting. Sebab keberadaan perempuan dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok perempuan dengan mewakili, mengawal dan mempengaruhi agenda dan proses pembuatan kebijakan, serta turut serta dalam proses pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera sesuai dengan nilai-nilai luhur yang tertulis dalam UUD 1945 dan Pancasila

Pada kesimpulannya adalah “Wanita harus berani mengambil, menentukan nasib dan arah bangsa ini kedepan, karena kita semua mempunyai hak politik yang sama. Melalui jalur politiklah kita bisa menyuarakan segala aspirasi nantinya diparlemen”. 

“Jadi jangan pernah takut menyuarakan perubahan untuk kaum perempuan”, ujar Mila P.D

 

 

 

Berita Terkait

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.