Kamis, 17 September 2026
;

Hasbiallah: Perjuangan Para Pendiri NU Harus Dilanjutkan Oleh Generasi Penerus

H. Hasbiallah Ilyas bersama KH. Sodiq Noor melihat pâmeran foto di area makam Mbah Wahab di Jombang, Jawa Timur

 

Anggota DPR RI FPKB dan juga Ketua DPW PKB DKI Jakarta sekaligus kader Nahdlatul Ulama (NU) H. Hasbiallah Ilyas bersama rombongan berziarah ke makam KH. Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab). Salah satu pendiri Nahdlatul Ulama itu dimakamkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Ziarah yang dilakukan pada kamis 27 Agustus 2026 merupakan bagian dari momentum Muktamar ke-35 NU untuk mendoakan serta mengenang keteladanan para pendiri organisasi Islam terbesar Indonesia itu. 

H. Hasbi yang didampingi Sekretaris Dewan Syura DPW PKB DKI Jakarta KH. Sodiq Noor beserta rombongan memanjatkan doa dan tahlil di depan makam mbah Wahab.

Ziarah tersebut menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pendiri NU sekaligus meneguhkan semangat perjuangan dalam mengabdi kepada umat dan bangsa.

H. Hasbi menegaskan bahwa perjuangan yang telah diwariskan oleh para pendiri NU harus terus dilanjutkan oleh generasi penerus, ujarnya.

“Kita harus berjuang, harus mengikuti apa yang diajarkan oleh Mbah Wahab. Bagaimana beliau menjalankan peran-perannya, cintanya kepada tanah air, bahwa berjuang itu tidak pernah ada kata berakhir. Karena perjuangan untuk umat terus harus berjalan.”

Dengan semangat perjuangan Mbah Wahab bukan hanya menjadi bagian dari sejarah NU, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi saat ini untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tegasnya.

Bahwasannya Mbah Wahab Bersama Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari (Mbah Hasyim) dan K.H. Bisri Syansuri (Mbah Bisri) merupakan tokoh utama pendiri NU pada tahun 1926. 

Mbah Wahab adalah pendiri Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang menjadi salah satu basis pendidikan pesantren di Jawa Timur.

Selain kiprahnya di bidang pendidikan pesantren, Mbah Wahab dikenal memiliki pemikiran mengenai hubungan antara nilai keislaman dan kebangsaan. Ini menjadi bagian dari khazanah pemikiran NU mengenai kehidupan beragama dan bernegara.

Ziarah ke makam para pendiri NU saat muktamar menjadi bagian dari tradisi penghormatan terhadap alim ulama.

Muktamar ke-35 NU akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27-30 Agustus 2026. Forum tersebut akan membahas berbagai isu strategis, termasuk pemilihan Rais Aam serta Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031.

Berita Terkait

;