Kamis, 25 Juli 2024

Indonesia Resmi Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-17

FIFA resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 yang rencananya digelar pada November mendatang.

FIFA menggelar council meeting pada hari ini. Dalam agenda tersebut, FIFA menentukan tuan rumah beberapa gelaran turnamen yang ada di bawah naungan mereka.

Salah satunya adalah soal Piala Dunia U-17 2023. FIFA resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.

 

Alasan FIFA Menunjuk Indonesia Sebagai Tuan Ruman Piala Dunia U-17

FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 berdasarkan kesepakatan bersama dalam sidang FIFA Council di Swiss pada, Jumat 23 Juni 2023. Artinya, Indonesia akan menggantikan peran Peru sebagai tuan rumah sebelumnya.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat persaingan sengit negara lain yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. Lantas, apa alasan FIFA tunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023?

Melalui laman resminya, FIFA tidak secara detail menjelaskan alasan menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah pada ajang tersebut. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga tidak mengetahui alasan FIFA memilih Indonesia.

Namun, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN RI itu meyakini alasan utama FIFA tunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 karena perkembangan positif sepakbola Indonesia dari musim ke musim.

“Saya belum tahu alasan utama penetapan ini. Mungkin saja, beberapa faktor positif yang diperlihatkan Indonesia dalam sepakbola dunia selama tiga bulan terakhir,” ujar Erick Thohir, melansir laman resmi PSSI, Sabtu (24/7/2023).

Erick Thohir juga memaparkan beberapa perkembangan sepakbola Indonesia dalam tiga bulan terakhir. Hal itu meliputi sarana dan prasarana yang memadai, serta kemampuan Indonesia dalam mengadakan dua perhelatan besar di FIFA Matchday Juni 2023.

“Perbaikan seperti sarana-sarana stadion yang lolos uji kelayakan FIFA, kemudian perhelatan dua FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina, juara dunia Qatar 2022, yang sukses dan menyita perhatian FIFA serta sepakbola internasional, menjadi alasannya,” jelas Erick.

“Bagaimanapun juga, hal ini harus kita syukuri sebab kepercayaan FIFA kepada kita masih tinggi. Ini harus kita jaga dan buktikan,” sambungnya.

 

Berita Terkait