Selasa, 5 Maret 2024

Bukan Kurikulum Pendidikan Yang Menyimpang Dari Ponpes Al Zaytun, Tapi…

Untuk persoalan ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) membela Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu.

Ya, berdasarkan kajian dan investigasi MUI, bahwa kurikulum yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat tidak menyimpang.

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh mengatakan, bahwa Ponpes Al Zaytun telah diinvestigasi sejak tahun 2002.

“Dari hasil investigasi tersebut, tidak pernah ditemukan penyimpangan kurikulum pendidikan.”

“Bahkan, tidak ditemukan unsur kesesatan di dalam kurikulum Ponpes Al Zaytun,” kata Asrorun Niam dilansir dari YouTube METRO TV pada Sabtu, 1 Juli 2023.

Asrorun menambahkan, terkait dengan aspek sistem pendidikan kemudian kurikulum dan juga praktik pembelajaran di pesantren Al Zaytun untuk penelitian kali ini tidak memfokuskan.

“Artinya di tahun 2002 hasil penelitiannya juga memang belum ditemukan indikasi kesesatan dalam hal kurikulum sebatas pada saat informasi yang kita peroleh di tahun 2002,” imbuhnya.

Tapi, yang membuat kegaduhan di Al Zaytun adalah sosok pemimpinnya, yakni Panji Gumilang.

Panji Gumilang kerap memberikan doktrin dari ajaran yang dia buat sendiri. Di mana, doktrin tersebut dianggap telah menyimpang dari ajaran agama islam.

“Contohnya ibadah haji tidak perlu ke tanah suci, adzan menghadap jemaah, salat ibadah yang tidak wajib dan masih banyak lagi,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.