Kamis, 25 Juli 2024

Sulaiman Gus Dur : Prabowo – Cak Imin Adalah Dua Kekuatan Yang Harus Disatukan

Jelang Pemilu 2024, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tengah Intens bersafari politik ke sejumlah tokoh. Dalam beberapa pekan terakhir, Cak Imin menemui para Wakil Presiden, dimulai dari Wapres ke-10 dan 12, Jusuf Kalla sampai terakhir beliau berkunjung ke kediaman Wapres RI ke-6 Try Sutrisno.

Cak Imin pun tak membantah agenda safari politiknya ke sejumlah tokoh Wapres belakangan ini dalam agenda silaturahmi halal bihalal sekaligus demi mendapatkan masukan jika nantinya terpilih sebagai wakil presiden dalam pemilu 2024.

Adapun saat ini Cak Imin diisukan menjadi kandidat cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto. PKB dan Gerindra memang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Mengapa menjadi kandidat terkuat, saat ini Cak Imin memegang “Kunci” koalisi, bahwasannya melalui kesepakatan koalisi KIR, PKB dan Gerindra semua keputusan ada di tangan masing-masing ketua umumnya, yang artinya semua keputusan harus di ambil atas dasar kebersamaan yang saling menguntungkan.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB mengumumkan telah sepakat mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Hal itu disampaikan Ketua DPP PKB, Faisol Reza dalam pertemuan antara tim inti pembentukan koalisi besar dengan Golkar di Resto Pulau Dua, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2023).

Meskipun sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari masing-masing ketua umumnya.

Yang artinya secara hitungan di atas kertas, apabila Prabowo menjadi Capres, Cak Imin bakal menjadi Cawapres.

Dan dari info terbaru bahwa Cak Imin telah di perintahkan oleh para Kiai dan PKB untuk menjadi Cawapres Prabowo dan pengumumannya tinggal menunggu waktu saja, ujar Cak Imin kepada awak media.

 

Cak Imin Wapres Terkuat Diantara Tokoh Lainnya

Mencuatnya nama-nama yang bermunculan dari kalangan NU yang di gadang-gadang bakal menjadi Cawapres baik itu untuk dipasangkan oleh Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, yang kita ketahui bersama nama-nama tersebut adalah para kandidat capres 2024 yang sudah dideklarasikan oleh partai pengusung dan terakhir Prabowo Subianto yang menjadi salah satu masuk bursa Capres 2024 yang pengumumannya tinggla menunggu waktu saja.

Mengapa tokoh NU selalu menjadi incaran ketika musim pemilu tiba, simple saja, karena NU saat ini adalah ormas terbesar yang mempunyai basis masa lebih dari 90 juta jiwa dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para kandidat Capres dan Cawapres.

Tiga nama bakal Capres 2024 kemungkinan besar kita sudah ketahui, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. Tinggal mencari siapa sosok Cawapres yang tepat mendampingi para kandidat tersebut.

 

Hasil survei PollMark Indonesia.

Gus Muhaimin atau Cak Imin, mampu mencapai angka 11,5%, sedangkan Khofifah 5,8%, Ridwan Kamil 1,9%, AHY 1,8% dan Puan Maharani 1,5% dan lainnya dibawah 1% , beliau satu-satunya kandidat yang memiliki elektabilitas paling tinggi di Jatim.

Direktur Survei Pollmark Eko Bambang Subiantoro menyebutkan Ketua Umum PKB Cak Imin merupakan tokoh dengan elektabilitas tertinggi sebagai cawapres 2024 khususnya di daerah Jawa Timur. Berdasarkan hasil survei Polmark Indonesia pada periode Januari hingga Maret 2023 lalu, Cak Imin bertengger di urutan pertama elektabilitas cawapres di Jatim. “Jadi, kalau sebagai cawapres justru Cak Imin sangat potensial,” ujar Eko kepada wartawan.

 

Prabowo dan Cak Imin adalah Dua Kekuatan Yang Harus Disatukan

Dua pemilu terakhir Prabowo sangat perkasa di wilayah Jawa Barat, mengalahkan pesaingnya yaitu Jokowi, yang saat ini menjadi Presiden. Bisa disimpulkan disitu basis suara beliau untuk meraih kemenagan nantinya pada pemilu 2024.

Dan saat ini Cak Imin menjadi tokoh NU teratas dengan elektabilitas tinggi di Jawa Timur dalam survei polling Cawapres.

Kedua beliau adalah orang NU asli yang lahir dan dibesarkan dari keluarga pendiri NU yang tentunya ini mempunyai magnet tersendiri bagi kalangan kaum nahdliyin, terlebih perjuangan untuk kaum santri sudah bisa dirasakan hingga saat ini salah satunya “Dana Abadi Pesantren” itu berkat perjuangan gigih Cak Imin.

“Apabila kekuatan Jabar dan Jatim digabungkan, Insya Allah kemenangan Capres dan Cawapres didepan mata, ujar H.Sulaiman mantan asisten pribadi Gus Dur mengingat Pulau Jawa, khususnya wilayah Jatim adalah wilayah kunci kemenangan bila dilihat dari dua edisi pemilu sebelumnya”.

Kalo Jateng kita ketahui disitu basis kuat PDIP, kita bisa ambil suaranya tapi tidak sepenuhnya,

“Jadi Prabowo – Cak Imin adalah pasangan yang serasi , kuat dan saling menguatkan satu sama lain yang harus disatukan untuk Indonesia lebih baik lagi”, tegasnya.

Dan kesimpulannya adalah “kita rapatkan barisan, ikuti perintah kiai, kalau kiai memberi mandat kepada Cak Imin kita ikuti saja, sudah pasti itu yang terbaik, kita ini santri dan santri harus manut pada Kiai”, sambung H.Sulaiman.

 

 

 

 

Berita Terkait